PLTS HYBRID adalah sistem pembangkit listrik tenaga surya yang terhubung /ter-interkoneksi dengan jaringan PLN (Grid), serta memiliki baterai untuk backup (Critical Load) ketika PLN Padam. Fungsi utama dari PLTS HYBRID ini adalah ketahanan sistem, karena selain dapat mengurangi penggunaan listrik dari PLN, PLTS HYBRID juga memiliki baterai
Dibandingkan dengan aplikasi serupa lainnya, e-SMART sudah memasukkan fungsi survei dan analisa kelayakan PLTS atap secara cepat dan gratis sehingga berpotensi mendorong investasi PLTS atap. Elemen perhitungan meliputi luas atap, kebutuhan konsumsi listrik, dan kapasitas daya terpasang PLN dalam menghitung potensi kapasitas PLTS atap.
PLTS off grid adalah sistem tenaga surya yang bekerja mandiri untuk menyuplai kebutuhan listrik tanpa bantuan dari jaringan listrik PLN. Baca: Pengertian, Skema, dan Cara Kerja PLTS Off-Grid. Oleh karena itu namanya off-grid atau diluar jaringan listrik utama (PLN). Sistem ini harus dirancang dengan tepat agar menghasilkan daya yang cukup Page 8. • KOMPONEN DARI PLTS komponen penting dalam sistim ini. yang berfungsi sebagai perubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Listrik tenaga matahari dibangkitkan oleh komponen yang disebut solar cell yang besarnya sekitar 10 ~ 15 cm persegi. Komponen ini mengkonversikan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Ketentuan Izin PLTS Atap. Bagi masyarakat dan sekaligus pelanggan listrik dari PT PLN yang akan memasang panel listrik surya hingga sebesar 500 kilovolt ampere (kVA) tidak perlu mengajukan izin pemanfaatan. Tetapi jika ingin memasang PLTS Atap yang mampu menghasilkan listrik berkapasitas lebih dari 500 kVA maka harus mengantongi izin operasi. 4. Menganalisis data-data perubahan tegangan kerja terhadap besarnya intensitas matahari terhadap perubahan tegangan dari PV 5. Menghitung dan menganalisa daya yang masuk menuju sistem grid dengan menggunakan persanaan: 6. Menhitung efisiensi dari sisten On-grid Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Gambar 1. Alur Analisis 5. HASIL DAN PEMBAHASAN